27 Jun 2023
Terkadang, salah satu hal yang sering dipertanyakan oleh banyak orang adalah tentang berapa tegangan genset? Tegangan dari genset itu disesuaikan dari pabrikan atau dari manufacturer, yang perlu diperhatikan yaitu tegangan dari genset harus stabil ya sobat, supaya bisa memenuhi kebutuhan dari tegangan yang disesuaikan dengan daya beban. Umumnya sih, kalau penggunaan konsumsi dari listrik di tanah air berkisar antara 220V per fase atau 380V per 3 fase.
Istilah yang paling sering kita dengar mengenai klasifikasi tegangan adalah tegangan rendah, sedang, dan juga tinggi. Hal tersebut juga berlaku pada mesin genset, dan mesin ini memiliki tegangan listrik yang dibedakan menjadi 3 kategori. Inilah tegangan yang sering ditemukan pada mesin genset:
Kebuthan konsumen pada umumnya sekitar 380V atau juga 400V sesuai dari standarisasi PLN (Perusahaan Listrik Negara.
Tegangan Menengah (Medium Voltage) yakni 2.400 sampai 69.000 VAC
Tegangan Tinggi (High Voltage), Ultra Tinggi (Ultra High Voltage), Ekstra Tinggi (Extra High Voltage) yakni dari 115.000 sampai 1.100.000 VAC
Sebenarnya, kita bisa menentukan sendiri seberapa tinggi tegangan pada mesin genset sesuai dengan kebutuhan. Caranya pun tidak terlalu rumit, Anda dapat mengikuti beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seperti di bawah ini:
Frekuensi utilitas adalah hal yang perlu diperhatikan ketika hendak menentukan ukuran tegangan di dalam genset. Umumnya, sebagian besar genset bisa dikonversikan menggunakan konverter frekuensi akan tetapi ada beberapa genset yang tidak bisa berfungsi dengan sempurna.
Sebab, mesin genset tersebut memerlukan pekerjaan kustomisasi dan suku cadang tambahan. Jika Anda memiliki jenis genset ini, maka ada baiknya apabila Anda melakukan konsultasi dengan pihak produsen genset agar mendapatkan detail tambahan untuk mengatasi situasi tersebut.
Kebanyakan genset akan menyambungkan kabel menuju ke tegangan yang berbeda sehingga Anda harus mampu menyesuaikan kabel sensor yang berjalan ke panel kontrol atau regulator dengan penuh kehati-hatian. Apabila hal ini tidak dilakukan dengan tepat, maka Anda bisa membuat kerusakan lain seperti kebakaran pada panel. Penyambungan kabel itu harus memperhatikan dari rating kabel yang dipakai, tidak boleh sembarangan, harus sesuai dengan spesifikasi khusus yang disarankan, seperti pada genset Medium Voltage, termasuk juga untuk penggunaan kabelnya yaitu Medium Voltage agar tidak terjadi kebakaran.
>>> Baca juga: TRUPOWER BERKOLABORASI DENGAN WEICHAI DALAM HAL PENYEDIAAN ENERGI GEDUNG DAN INFRASTRUKTUR DI INDONESIA
Kerumitan maintenance dan pengaturan tegangan dan lainnya terbilang berbahaya jika tidak dilakukan oleh ahli, makanya dalam hal perawatan, disarankan hanya oleh profesional, jika Anda membeli genset di Trupower, tim maintenance akan membantu Anda dalam perawatan.
Demikian informasi yang membahas mengenai hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan tegangan genset beserta berapa tegangan genset? Penting untuk memahami tentang pengaturan genset sehingga Anda dapat mengaturnya secara mandiri tanpa kesulitan. Apabila Anda menemui beberapa masalah tertentu dalam prosesnya, maka usahakan untuk meminta bantuan dari ahli genset sehingga tidak melebar ke masalah yang lebih besar.
Kesimpulan:
Untuk Anda yang butuh genset-genset berkapasitas besar, seperti untuk pabrik dan gedung tinggi biasanya memiliki tenaga yang besar di atas 1000kVA. Bisa menghubungi tim Trupower untuk mendapatkan produk genset yang cocok, kami memberikan konsultasi dari A-Z untuk kebutuhan building serta usaha Anda.