27 Jun 2023
Bagi Anda yang memiliki mesin genset, maka penting untuk mengetahui tentang cara menyetting RPM genset. Sebab, tingkat kestabilan arus yang ada di dalam mesin genset berbeda-beda tergantung dari bagian setting. Pengetahuan akan pengaturan genset secara umum memang perlu diketahui, tetapi sobat, saran kami tetapi menghubungi tempat dimana Anda membeli genset, untuk mendapatkan penanganan yang tepat oleh ahli. Terutama Anda yang memiliki bangunan besar dan tingkat seperti pabrik dengan kebutuhan genset yang tinggi di atas 1000kVA.
Dengan keberadaan RPM, maka kita bisa memutuskan untuk melakukan perbaikan atau perawatan pada genset yang dimiliki. Agar RPM genset bisa berfungsi dengan normal sebagaimana mestinya, maka kita harus bisa memasangnya dengan tepat. Berikut adalah beberapa yang dapat dilakukan untuk menyetting RPM genset:
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah dengan setting baut stasioner yang berada di bagian karburator genset. Usahakan untuk mencari karburator tersebut terlebih dahulu, kemudian ubah baut stasioner agar Anda bisa mengubah besaran Hz pada genset. Untuk melakukannya, Anda dapat memanfaatkan Hz parameter sehingga bisa mengetahui seberapa besar hasilnya.
Umumnya, besaran Hz standar yang dipakai untuk genset berada di angka sekitar 50 atau 60 Hertz. Jika besaran Hz tersebut melebihi 60 Hertz atau pun kurang dari 50 Hertz, maka hal ini memerlukan setting ulang. Langkah untuk mengubah 50 Hertz adalah dengan cara memutar baut stasioner menuju ke arah kanan.
Sementara itu, untuk mengubah 60 Hertz Anda dapat memutar baut stasioner ke arah kiri. Sebelum itu, untuk memulai setting di frekuensi tegangan listrik genset, maka Anda dapat melakukan pengaturan ulang di settingan baut governor. Baut yang satu ini berada di tempat yang berdekatan dengan penyimpanan bensin.
Jika genset yang Anda gunakan memakai AVR, maka proses setting yang dilakukan bisa Anda praktikkan di bagian AVR-nya. Caranya pun tidak terlalu sulit, Anda bisa memutar baut mungil yang berada di AVR generator menuju ke arah kiri dan kanan. Putar baut tersebut hingga frekuensi tegangan yang dimilikinya berada di angka 220 Volt, tidak kurang atau pun lebih.
Terkadang, nilai RPM genset tidak berada di posisi yang tepat menjadi tanda bahwa genset tersebut mengalami hal yang tidak normal dan rusak. Terkadang, perubahan nilai RPM bisa mempengaruhi stabilitas output mesin genset dan hal ini bisa terjadi karena pemakaian dalam jangka waktu yang terlalu lama.
Itulah beberapa penjelasan umum mengenai cara menyetting RPM genset yang dapat Anda perhatikan dengan tepat. Tetap saran terbaik dari kami, setelah membeli genset kelas industri atau skala gedung, dengan tenaga di atas 1000kVa mintalah tim khusus untuk melakukan perawatan secara berkala untuk mengecek rpm sampai kondisi kesehatan genset.
>>> Baca juga: Berapa Tegangan Genset? Berikut Penjelasannya
Kesimpulan:
Untuk melakukan pengaturan pada genset disarankan dilakukan oleh tim yang berpengalaman, terutama jika perusahaan Anda membeli genset untuk kebutuhan usaha, tidak disarankan melakukan perbaikan atau pengaturan sendiri. Biasanya penjual genset untuk industry seperti Trupower sudah memberikan layanan aftersales yang bisa membuat Anda sebagai pemilik usaha lebih tenang dan nyaman, percayakan daya cadangan usaha Anda pada Trupower sekarang juga.